Ini Empat Poin yang akan Dibahas di Sidparnas Gerakan Pramuka 2018

Rabu, 21 Feb 2018 | 11:17:39 WIB


Ini Empat Poin yang akan Dibahas di Sidparnas Gerakan Pramuka 2018

Jakarta - Sidang Paripurna Tingkat Nasional (Sidparnas) Gerakan Pramuka akan digelar mulai hari ini (22/2). Ada empat poin yang akan dibahas dalam Sidang yang diadakan Dewan Kerja Nasional (DKN) Kwarnas Gerakan Pramuka di Hotel Royal Safari pada 21-23 Februari 2018. Poin penting pertama adalah pembahasan Pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi.

Ketua Panitia Sidparnas Kak Robby Zulpandi mengatakan, keberadaan Pramuka di perguruan tinggi masih menuai banyak polemik. Sebab Gerakan Pramuka masih disamakan dengan UKM lainnya seperti pecinta alam, koperasi mahasiswa, dan lain-lain. Padahal semestinya Gerakan Pramuka langsung berada di bawah garis koordinasi pihak rektor selaku ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka di perguruan tinggi tersebut.

“Kita sudah melakukan kordinasi dengan Kemenristek Dikti terkait dengan Pramuka di perguruan tinggi agar bisa dibuatkan regulasi atau edaran untuk seluruh pimpinan/rektor Perguruan Tinggi di indonesia terkait dengan kedudukan
dan arah pembinaan Pramuka di kampus-kampus,” ujar Kak Robby, Selasa (20/2/2018).

Kedua, pembentukan unit penelitian dan forum evaluasi. Bidang Penelitian dan Evaluasi merupakan bidang baru yang dibentuk sesuai dengan Petunjuk Penyelenggaraan nomor 005 Tahun 2017 tentang Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Bidang ini kata Kak Robby, bertugas membuat penelitian dan evaluasi dari pembinaan yang sudah dilakukan.

Ketiga, evaluasi kerja tahun 2017 dan rencana program kerja 2018. Menurut Kak Robby, hampir semua kegiatan DKN sudah terlaksana dengan baik. Seperti Raimuna Nasional, Perkemahan Putri Tingkat Nasional, dan Pelantara VII Sail-Sabang. Adapun program yang belum terlaksana seperti pelatihan kewirausahaan dan festival Pramuka Bahari.

“Belum terlaksana karena program kerja tersebut masuk dalam program kerja Kwarnas Tahun 2018,” jelasnya.

Keempat, yang tidak kalah penting adalah pembahasan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putra dan Putri Tingkat Nasional (Muspanitra) 2018, di mana waktu dan tempatnya akan disesuaikan dengan Musyawarah Nasional (Munas) Kwarnas Gerakan Pramuka. Bila mengacu pada hasil Rakernas tahun lalu, Munas akan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Jadi, ada persiapan untuk Muspanitra, akan membahas rencana sasaran dan strategis untuk masa bakti berikutnya dan kepengurusan DKN ke depannya. Tempat dan waktunya menyesuaikan dengan pelaksanaan Munas. Hasilnya Muspanitra jadi bahan Munas,” paparnya.(tsp-pramuka.or.id)


DIUNGGAH : Pramuka Sumbar Dibaca : 1088 kali
EDITOR : Pramuka Sumbar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *